Sedot Emas Boltim, PT ASA Wajib Sejahterakan Warga Lokal

09 Desember 2017 \\ Bolmong Raya \\ 164 Dibaca

Kotabunan, kawanuanews.co – Sedot emas di Bumi Totabuan Timur, PT Arafura Surya Alam (ASA) diwajibkan memperhatikan kepentingan warga. Demikian ditegaskan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar SH, Sabtu (9/12).

Menurutnya, kehadiran PT ASA semestinya menguntungkan bagi masyarakat. Utamanya warga di seputaran lingkar tambang, yakni penduduk Desa Kotabunan Bersatu dan Bulawan Bersatu. Namun demikian, Bupati sangat mendukung kehadiran perusahan tambang emas tersebut. Hanya saja, pihak perusahan tentu harus taat aturan.

"Yang diambil perusahan bukan 'konga' (kulit padi), tapi emas. Sehingga saya minta, perusahan wajib menyejahterakan seluruh masyarakat lingkar tambang," tegas Landjar dalam sambutannya di kegiatan konsultasi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Ketika masuk pada tahap produksi, perusahaan harus prioritaskan warga lokal. Di Kotabunan dan Bulawan banyak tenaga kerja. "Perusahan tidak perlu ambil tenaga dari luar," ketusnya.

Bupati juga menekankan, dirinya tidak suka jika perusahan menggunakan tenaga kerja lewat penyedia jasa karyawan. "Saya minta perusahan jangan pakai tenaga kerja  melalui utsourcing. Sebab itu sangat merugikan pekerja. Aku mau perusahan mematuhi aturan saya. Bagi saya kepentingan rakyat adalah segala-segalanya," tukas Bupati Boltim dua periode ini.

Sebelumnya, General Manager PT ASA, Budi Santoso mengatakan, konsultasi ke publik merupakan rangkaian proses kegiatan pertambangan emas. Ini sebelum memasuki tahap selanjutnya, yakni proses produksi. Mengawali itu, pihaknya perlu berkonsultasi dahulu.

"Ini merupakan salah satu prosedur yang harus dilaksanakan setiap perusahaan pertambangan," ujar Santoso saat kegiatan yang dihelat di Balai Desa Bulawan Dua, Sabtu (9/12).

Pun jika pihaknya melakukan kesalahan dalam pengolahan Amdal menurut dia, Pemerinah Kabupaten Boltim berhak menegur perusahan. Adapun, kegiatan konsultasi tersebut melibatkan masyarakat lingkar tambang Desa Kotabunan Bersatu dan Desa Bulawan Bersatu di Kecamatan Kotabunan. (rey)

(Ket foto: Bupati Landjar saat menyampaikan sambutannya)

Komentar
Leave a reply.