Sarasehan Nasional Bela Negara Di Minahasa Sukses Digelar

11 Desember 2017 \\ Advetorial \\ 181 Dibaca

Tondano, KawanuaNews.co - Sarasehan Nasional Bela Negara, yang dilaksanakan di Wale Ne Tou dan Stadion Maesa Tondano, serta dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri, Senin (11/12) siang, sukses digelar.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE menyatakan dirinya sangat tersanjung karena Sulut dipercaya oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan-RI) Jendral Purnawirawan Ryamizad Ryakudu, sebagai tuan rumah Sarasehan Nasional Bela Negara ini.

“Saya atas nama Pemprov Sulut berterima kasih kepada bapak Rymizad yang sudah memilih Sulut, khususnya Kabupaten Minahasa menjadi tuan rumah kegiatan ini. Kami merasa tersanjung karena Sarasehan ini bisa dilaksanakan di Provinsi kami,” kata Dondokambey.

Sementara, Megawati saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi yang turut dihadiri Menhan Ryamizad Ryakudu dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, merasa gembira bisa hadir, apalagi kegiatan aksi Bela Negara ini, paling banyak dihadiri oleh kaum perempuan.

“Saya gembira dan bangga karena yang hadir lebih banyak perempuan ketimbang kaum lelakinya. Memang kaum perempuan ini harus lebih ulet dari kaum kelaki,” ujarnya.Mega juga turut menyentil soal kini di sekolah-sekolah, tidak lagi diajarkan sejarah bangsa dan sejarah dunia, sehingga bagaimana mungkin dirinya akan bertanya soal Bela Negara kepada anak-anak usia sekolah.

”Hanya saya mengesampingkan itu, karena didalam Bela Negara, yang paling utama adalah jiwanya. Kalau kita dengan hikmat menyayikan lagu Indonesia Raya, ada kata ‘pandu ibu pertiwi’. Pandu itu artinya membela. Kita harus ada didepan untuk membela ibu pertiwi,” ujarnya lagi.

Menhan-RI Ryamizad Ryakudu sendiri ketika diberi kesempatan menyampaikan sesuatu mengatakan, untuk membela negara, kita tidak perlu mengangkat senjata untuk berperang. ”Bela Negara itu tidak mesti kita berperang, karena dengan berbuat baik, maka kita sudah membela negara,” ungkapnya.

Lanjut dikatakannya, salah satu wujud terima kasih kita kepada Tuhan, karena telah memberikan negara yang aman dan nyaman, maka kita harus membela negara. Sebab kapan lagi kita akan membela negara, kalau tidak saat ini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Sarasehan Nasional Bela Negara ini, Anggota DPR-RI Nasarudin Kemas, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Jajaran Forkompimda Sulut, Ketua DPRD Provinsi Andre Angow, Forkompimda Minahasa, serta sejumlah tamu undangan lainnya dan para peserta dari lapisan masyarakat dan anak sekolah. (Kelly Korengkeng)

Komentar
Leave a reply.