RSB Gelar Membaca Massal di Boltim

19 November 2017 \\ Bolmong Raya \\ 22 Dibaca

Kotabunan, kawanuanews.co - Dengan semangat mendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN) Rumah Sastra Boltim (RSB) menggelar membaca missal. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu (18-19/11/2017). Dilaksanakan di Desa Buyat Satu Kecamatan Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

"Niat utama kami, yaitu menumbuhkan minat membaca di seluruh kalangan masyarakat," ujar Jamal Rahman Iroth selaku Pengelola RSB.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang sederhana, namun menarik. Pengunjung pun bisa langsung memilih sendiri buku yang ingin dibaca. Soalnya disediakan ribuan judul buku dari Perpustakaan Daerah Boltim.

"Warga pula bisa membaca sambil menikmati berbagai jajanan kuliner di sejumlah stand bazaar produk makanan dan kerajinan tangan," terang Iroth.

Ia berharap, masyarakat Boltim bisa memanfaatkan kegiatan ini sebagai momentum membangkitkan semangat membaca bagi siapa saja.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Boltim, Yusri Damopolii mengapresiasi kegiatan tersebut. Katanya, ini sebuah pembelajaran, ternyata karya, ide, inisiatif dan kreatif itu bukan saja lahir dari tenaga pendidik. Namun sering muncul dari orang-orang yang peduli.

"Kita sudah saksikan bersama, Jamal Iroth telah mampu berinovasi secara luar biasa. Di Sulawesi Utara, saya pikir baru di Desa Buyat ada sistem pembelajaran seperti ini," tutur Damopolii.

Tambahnya, lokasi kegiatan ini direncanakan akan dijadikan media, khusus sarana  pembelajaran. "Ini sangat cocok karena langsung berhubungan dengan alam sekitar yang di dalamya ada tumbu-tumbuhan. Bahkan berhubungan langsung dengan lingkungan abiotik dan biotik," tutupnya.

Dikabarkan selain membaca, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah agenda workshop kecil. Di antaranya teknik dasar fotografi, teknik baca tulis puisi dan juga menghadirkan beberapa expert dari berbagai bidang. Tujuannya untuk membagi ilmu dan pengalaman.

Semisal, public speaking, jurnalistik, sharing managemen perjalanan pendakian/ekspedisi hutan. Dengan menghadirkan salah satu pendaki asal Sulut, yang terlibat dalam ekspedisi 28 gunung di Indonesia pada 28 Oktober 2017. (rey)

Ket foto: Suasana saat membaca massal.

Komentar
Leave a reply.