Mahasiswa 74 Tahun di PPsT UKIT Jadi Sumber Inspirasi

03 Februari 2018 \\ Agama & Pendidikan \\ 361 Dibaca

 

Tomohon, kawanuanews.co - Semangat belajar tak pernah padam. Ini dibuktikan seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT). Adalah Drs Karel Posumah MTeol yang kini berusia 74 tahun. Dia terdaftar sebagai mahasiswa Program Pascasarjana Teologi (PPsT) UKIT Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) GMIM. Posumah bahkan telah mengikuti ujian seminar hasil penelitian disertasi doktor teologi di Kampus Bersinar, Kelurahan Kakaskasen, Tomohon Utara, Jumat (2/2).

Fakta tersebut menuai respons positif. Direktur PPsT UKIT YPTK, Pdt Dr Jonely HCh Lintong MTeol mengatakan, apa yang dilakukan Posumah merupakan sumber inspirasi banyak orang. Alasannya, walau sudah tak muda lagi, tapi mahasiswa yang mengambil bidang studi Praktika Ministri ini masih semangat melanjutkan kuliahnya.

"Ada hal-hal yang istimewa dalam pelaksanaan ujian kali ini. Yang ikut seminar disertasi adalah mahasiswa berumur 74 tahun. Ini membawa pesan, pendidikan itu memang berlangsung seumur hidup. Termasuk pendidikan formal," ungkap Lintong dalam laporannya saat pembukaan ujian tesis dan seminar disertasi.

Senada disampaikan Wakil Rektor UKIT Bidang Akademik, Dr Nikson Kawung. Diakuinya, dirinya pun termotivasi dengan peserta ujian disertasi yang sudah lanjut usia itu. "Ini sangat memotivasi kami yang masih muda. Memang, bagi kita semua, sebetulnya pendidikan tidak terbatas pada usia. Saya sendiri pun sudah mengaplikasi pos doktor di Malaysia," ujar Kawung saat mewakili Rektor UKIT, Pdt Dr Richard AD Siwu MA STM PhD, membuka kegiatan ujian tersebut.

Sementara, Sekretaris Panitia Ujian PPsT, Alfian Rico Komimbin MTeol menjelaskan, pelaksanaan ujian tesis dan seminar merupakan agenda rutin akademik di UKIT. Khusus Strata III di PPsT kata dia ada 3 tahap. Usai merampungkan SKS (satuan kredit semester), mahasiswa akan seminar outline proposal disertasi. Tahap berikutnya, seminar hasil penelitian seperti yang dilakukan Posumah. Selanjutnya ujian promosi disertasi.

"Pak Posumah memang terdaftar sebagai mahasiswa paling senior dalam segi umur. Tetapi itu tidak menghambat hasil risetnya yang merupakan hal baru untuk dikembangkan. Ia mengusulkan soal komunitas basis gereja. Menurut Pak Posumah, itu lebih intensif untuk pemberdayaan umat dibanding dengan sistem kolom yang ada di GMIM," aku Komimbin di sela-sela pelaksanaan kegiatan.

Selaku pesrta ujian seminar disertasi, Posumah pun bersyukur. Kepada wartawan ia menyebut, kegigihan melanjutkan studi ini didasari oleh keinginannya untuk berkontribusi dalam gereja. Konsep yang ia cetuskan diyakininya dapat memberikan sumbangsih positif dalam kehidupan berjemaat. "Segalanya hanya bagi kemulian nama Tuhan," singkat Posumah yang merupakan tua-tua jemaat di GMIM Bait Lahim Talete, Kota Tomohon.

Diketahui selain Posumah, ada juga 3 mahasiswa PPsT UKIT lainnya yang maju dalam ujian tesis magister teologi. Mereka, yaitu Petli Longdong STeol, Pdt Alvin Noch Damar STh SPd dan Jepson Satya Putra STeol. (timkn)

Keterangan foto: Karel Posumah (tengah) bersama para dosen, Pdt Dr Jonely Lintong dan Pastor Dr Paul Renwarin Pr.

Komentar
Leave a reply.