KPU Minahasa Gelar Sosialisasi Pencalonan Perseorangan

17 November 2017 \\ Minahasa \\ 138 Dibaca

Tondano, KawanuaNews.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa akan mengadakan sosialisasi pencalonan perseorangan dan pelatihan penggunaan aplikasi silon (sistem informasi pencalonan), (17/11) Jumat.
    

Ketua KPU Minahasa Meidy Y Tinangon mengatakan bagi siapa yang berniat mencalonkan diri sebagai bupati dan waakil bupati dalam pemilihan tahun 2018, lewat jalur perseorangan bukan lewat partai agar dapat hadir.
    

"Berhubung kami belum tahu persis siapa yang hendak mencalonkan diri menggunakan jalur tersebut, maka diharap hadir dalam sosialisasi pencalonan perseorangan dan pelatihan penggunaan aplikasi silon (sistem informasi pencalonan) di kantor KPU Minahasa," kata Meidy di Tondano, Jumat.
    

Tinangon mengatakan dalam pertemuan nanti, KPU Minahasa akan meminta user name dan password.
    

"Diharapkan mengikutsertakan operator dan membawa laptop, hal ini penting karena syarat minimal dukungan yang akan disampaikan bakal pasangan calon perseorangan pada tanggal 25-29 November 2017, wajib diinput dalam aplikasi silon," katanya.
     

Ia mengatakan untuk angka minimum dukungan calon perseorangan adalah 23.652, angka tersebut didapatkan dari perhitungan 8,5 persen dari DPT terakhir Kabupaten Minahasa yaitu pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sulut 2015 yang berjumlah 278.257.
    

Selain itu, dukungan pasangan calon perseorangan harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan, sesuai dengan perhitungan, penyebaran minimal lebih 50 persen dari jumlah kecamatan di Kabupaten Minahasa yang memiliki 25 kecamatan, adalah 14 kecamatan.
    

"50 persen kecamatan adalah 12,5 yang jika dibulatkan menjadi 13 ditambah satu kecamatan untuk memenuhi ketentuan minimal lebih dari 50 persen," ungkapnya.
    

Perhitungan jumlah minimal dukungan tersebut berdasarkan UU nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota sebagaimana diubah terakhir dengan UU nomor 8 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015, dan peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan untuk Pilkada.
    

"Dukungan tersebut sesuai tahapan harus dimasukkan pada 25-29 November 2017," katanya.
    

Kemudian, lanjut Tinangon, pemberi dukungan harus penduduk asli Minahasa yang sudah punya hak pilih, kecuali TNI, Polri, penyelenggara Pemilu, kepala desa dan ASN.
    

Untuk calon perorangan yang hendak mengambil dukungan bisa meminta formulir ke KPU Minahasa, atau via website KPU RI dan KPU Minahasa.
    

"Sebab bagian dari persyaratan yang harus dimasukkan ke KPU Minahasa untuk calon perseorangan, baik hard copy maupun soft copy," ungkapnya. (Kelly Korengkeng)

Komentar
Leave a reply.