Kerukunan Hidup Beragama, Persatuan dan Kesatuan, Menjamin Keberlangsungan Pembangunan

08 November 2016 \\ Opini \\ 229 Dibaca

Oleh : Drs. H. Soleman M.Pd, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Sulut

Sulawesi Utara adalah salah satu provinsi yang mempunyai penilaian yang baik terkait dengan kerukunan hidup beragama sehingga bisa menjadi contoh dan referensi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Kerukunan hidup beragama tersebut merupakan nilai tradisional (local wisdom) yang telah lama dimiliki oleh masyarakat Sulut secara turun temurun.

Nilai-nilai dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu bisa hidup berdampingan dan membuat hubungan/ relasi antar pemeluknya dengan damai dan dinamis.

Dari realitas kehidupan sosial memang terkadang muncul beberapa konflik namun akhirnya dapat diselesaikan dengan cara-cara musyawarah termasuk melalui proses dan penegakan hukum yang bertujuan demi menjaga kerukunan hidup beragama sesuai dengan falsafah Pancasila.

Dalam menghadapi dinamika nasional saat ini, seperti yang terjadi di Jakarta pada tanggal 4 November 2016, maka selaku Kepala Kanwil Agama Provinsi Sulut berpandangan bahwa kita harus tetap mempertahankan serta meningkatkan kondisi dan situasi kerukunan antar umat beragama di Sulut, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan NKRI.

Selanjutnya, kita harusnya memberikan kepercayaan kepada pemerintah terutama penegak hukum untuk bekerja secara profesional karena telah ditekankan oleh bapak Presiden supaya permasalahan tersebut ditindaklanjuti dengan cepat, tepat dan transparan.

Terakhir, kita harus mendukung hasil dari proses hukum tersebut dengan ikhlas. Akhirnya dengan mengutamakan kerukunan hidup beragama ini semoga dapat menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, NKRI dan menjamin keberlangsungan pembangunan di Sulut dan Indonesia pada umumnya.

Komentar
Leave a reply.