Fakultas Teologi UKIT Rayakan Dies Natalis ke-54 dengan Semangat Reformasi Martin Luther

25 September 2016 \\ Tomohon \\ 555 Dibaca

Tomohon, KawanuaNews.co – Tema perayaan Dies Natalis ke-54 Fakultas Teologi UKIT YPTK tahun ini, oleh panitia memilih satu ungkapan reformasi gereja, “Ecclesia Reformata Samper Reformanda”, yang artinya “Gereja yang Dibaharui selalu Membaharui Diri.” Menurut panitia, gaung peringatan 500 tahun reformasi gereja Martin Luther, menginspirasi panitia untuk memilih tema ini dalam perayaan dies natalis Fakultas Teologi UKIT tahun ini.

“Perayaan 500 tahun Reformasi Martin Luther tahun depan, sementara dilakukan oleh gereja-gereja dari tingkat lokal, regional dan internasional. Orientasinya adalah penelusuran jejak historis para reformator yang bertujuan untuk membangkitkan spirit bagi gereja-gereja di masa kini untuk berjuang dalam upaya terus mentransformasi diri dan lingkungan di sekitarnya,” ujar Ketua Panitia Dies Natalis ke-54 Fakultas Teologi UKIT-YPTK, Pdt. Helene Tandiapa bersama sekretaris, Delvis Zatmiko di kantor Fakultas, Jumat (23/09).

Sub tema perayaan dies natalis ini, lanjut panitia adalah “Dengan perayaan dies natalis ke-54 Fakultas Teologi UKIT, kita perkokoh perjuangan bersama mewujudkan pembaharuan (semangat reformasi 1517) bagi seluruh ciptaan”. Perayaan dies tahun ini, menurut panitia masih pula dalam rangka pergumulan masalah yang menimpa UKIT yang sudah berlangsung satu dekade.

“Salah satu tujuan perayaan dies natalis ke-54 Fakultas Teologi UKIT tahun ini adalah untuk mewujudkan institusi pendidikan teologi Kristen yang mampu mereformasi diri dan menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitar,” kata panitia.

Pekan dies natalis kali ini akan dilaksanakan mulai tanggal 30 September dan berakhir dengan ibadah pada 7 Oktober. Pekan dies natalis akan dibuka dengan kegiatan Napak Tilas ke beberapa makam para pendahulu yang secara historis memiliki hubungan dengan gereja di tanah Minahasa. Kegiatan napak tilas akan dimulai di makam Pdt. Prof. Dr. W.A. Roeroe di kelurahan Kakaskasen, kemudian ke makam missionaris Nicolaus Phillep Wilken di kelurahan Talete dan berakhir di makam-makam beberapa mantan ketua sinode GMIM di gereja Sion Tomohon.

Fakultas Teologi UKIT berdiri pada 7 Oktober 1962 dengan nama Perguruan Tinggi Theologia (PTTh). Ketika UKIT berdiri pada tanggal 20 Februari 1965, PTTh kemudian diintegrasikan ke dalamnya dan berubah nama menjadi Fakultas Theologia. (Redaksi KawanuaNews.co)

 

Artikel Terkait
Komentar
Leave a reply.